Cara Menghapus Bloatware di Hp Xiaomi Tanpa Root

Ketika kamu membeli smartphone Xiaomi baru, kemungkinan besar ponsel tersebut dilengkapi dengan banyak bloatware yang sudah diinstal sebelumnya.

Meskipun kita dapat menghapus aplikasi bloatware pihak ketiga tersebut, beberapa aplikasi diinstal sebagai aplikasi sistem dan tidak dapat dihapus. Hal ini terutama berlaku untuk semua aplikasi Google.

Jika tidak menginginkan adanya Google Play Music atau Google Duo, kita tidak dapat menghapusnya dari ponsel Xiaomi. Untuk menyingkirkan aplikasi sistem, cara termudah adalah dengan melakukan root.

Namun, tidak mudah untuk meroot ponsel Xiaomi, dan itu akan membatalkan garansi ponsel jika melakukannya. Berikut ini beberapa cara menghapus aplikasi bawaan tanpa root di Xiaomi.

Cara Menghapus Aplikasi Bawaan (Bloatware) Hp Xiaomi

Jika menggunakan ponsel dengan memory penyimpanan kecil, ini menjadi dilema tersendiri, Kita terpaksa mengorbankan aplikasi yang sudah kita install agar penyimpanan menjadi lega kembali.

Daripada menghapus aplikasi favorit kita lebih baik menghapus aplikasi bawaan atau bloatware Xiaomi. Untuk bloatware pihak ketiga, sebagian besar dapat dengan mudah dihapus instalasinya.

Hapus Aplikasi Xiaomi Lewat Pengaturan
Source Gambar DroidSmile.com
  1. Pada ponsel Xiaomi, buka Pengaturan kemudian pilih Aplikasi.
  2. Ketuk Kelola Aplikasi dan temukan aplikasi yang ingin dihapus instalasinya, lalu ketuk aplikasi tersebut.
  3. Jika ada tombol Uninstall, ketuk untuk menghapus instalan aplikasi.

Jika hanya melihat tombol Disable (Nonaktifkan) dan bukan tombol Uninstall (Hapus Instalasi), ini berarti aplikasi tidak dapat dihapus instalasinya, tetapi dapat dinonaktifkan.

Menonaktifkan Bloatware

Menonaktifkan Bloatware Xiaomi
Disabled berarti aplikasi menjadi tidak aktif, tidak akan muncul dalam daftar aplikasi dan tidak akan dikenali sebagai aplikasi yang terinstal.

Berikut cara menonaktifkan aplikasi bawaan pada smartphone Xiaomi.

  1. Buka Google Play Store dan cari aplikasi Hidden Settings For MIUI.
  2. Pilih aplikasi yang dikembangkan oleh Yunus Ceyhan, dan ketuk Install.
  3. Buka aplikasi Hidden Settings MIUI dan tap Manage Applications.
  4. Ini akan membuka menu Pengaturan MIUI tersembunyi di mana kamu dapat menonaktifkan aplikasi.
  5. Dari daftar aplikasi yang tampil, pilih aplikasi yang ingin dinonaktifkan.
  6. Di bawah bagian Info Aplikasi dari aplikasi, klik tombol Nonaktifkan.

Menggunakan Tool Debloater

Tool Debloater

Jika merasa proses perintah ADB agak rumit dan panjang, maka untungnya ada tool Debloater yang tersedia yang akan memudahkan proses penonaktifan aplikasi yang tidak diinginkan di Hp Xiaomi.

Beberapa fitur dari tool Debloater ini diantaranya memungkinkan pemblokiran atau penonaktifan aplikasi pada perangkat Android, memungkinkan membuka kunci semua aplikasi sekaligus, mengimpor daftar yang diblokir, dan lain sebagainya. Setelah Hp terhubung, tool ini akan menampilkan daftar aplikasi yang terinstal di Xiaomi.

Berikut cara menggunakan tool Debloater:

  1. Pertama, pastikan USB Debugging. Jika belum, buka Pengaturan > Tentang Ponsel > tap versi MIUI sebanyak 7 kali berturut-turut. Setelah muncul keterangan “Anda seakrang telah menjadi pengembang!“. Masuk lagi ke Pengaturan > Pengaturan Tambahan>Opsi Pengembang> USB Debugging.
  2. Silakan download dan install tool Debloater di PC Windows.
  3. Hubungkan smartphone dengan PC melalui kabel USB. Buka tool Debloater dan tunggu hingga tool tersebut mendeteksi perangkat kamu.
  4. Setelah ponsel terdeteksi, notifikasi Device Connected dan Sync yang terletak di bagian bawah layar akan berubah menjadi hijau, yang menandakan bahwa koneksi telah berhasil.
  5. Untuk memuat daftar aplikasi yang terinstal pada ponsel Android, klik tombol Read Phone Packages tepat di bawah menu Activity Status.
  6. Gulir saja daftar aplikasi dan centang kotak di samping aplikasi yang ingin dinonaktifkan.
  7. Setelah selesai memilih, tekan tombol Apply di bagian atas. Nanti tool ini akan menampilkan pesan jika sudah selesai.

Perhatikan untuk menghapus aplikasi, harus sudah di root. Tool ini tidak menghapus aplikasi sistem tanpa akses root. Namun, menonaktifkan aplikasi juga efisien, karena aplikasi yang dinonaktifkan tidak akan berjalan di latar belakang dan menghabiskan resource ponsel.

Tolong jangan menonaktifkan aplikasi sistem apa pun karena dapat membahayakan ponsel kamu. Selalu periksa ulang sebelum memilih aplikasi apa pun.

Kesimpulan

Tergantung pada produsen smartphone, sebagian ponsel hanya dilengkapi dengan beberapa bloatware, dan aplikasi sistem dapat dinonaktifkan dengan mudah sementara yang lain penuh dengan aplikasi pihak ketiga yang tidak dapat dihapus atau nonaktifkan sama sekali.

Petunjuk di atas akan memungkinkan kalian untuk menghapus aplikasi bawaan dari ponsel Android tanpa harus melakukan root, kecuali jika kamu mempertimbangkan untuk melakukan rooting.